skip to main |
skip to sidebar
Ini kejadian sabtu lalu…
Semalaman persiapkan Power Point untuk Simposium Kanker, yang event nya berada di Jogya.
Padahal saat itu Jogya sedang ada bencana.
Sampai pagi itu pihak Panitia masih meminta kedatangan saya kesana.
Simposium tetap diteruskan seperti rencana semula, ini katanya.
Aneh juga, orang pada sibuk hadapi bencana dan kita masih mau ber-Simposium, walaupun materi pertemuan memang sangat berguna.
Namun janji tetap janji, dan ini harus ditepati.
Sabtu itu merupakan hari sibuk yang selalu saya hadapi.
Agar siang bisa pergi, sejak pukul 8 pagi sudah kerjakan pasien untuk berbagai terapi.
Dari sepuluh yang datang, tujuh pasien minta di hipnoterapi, dan ini selalu menguras tenaga dan menguras konsentrasi.
Pasien selesai pkul satu siang, badan lelah dan kepala goyang.
Belum ada pembatalan Simposium dari Panitia Jogya.
Maka dengan diantar sopir saya menuju Bandara Sukarno-Hatta.
Menjelang masuk tol, dari Jogya SMS datang.
Meminta agar saya menunggu sebentar di jalan.
Karena pembatalan symposium sedang dibicarakan.
Mana mungkin dijalan tol kita berhenti??
Akhirnya saya putuskan untuk menunggu di warung Sushi di Senayan City.
Selagi menikmati sushi, ada satu petugas datang menghampiri.
Menanyakan apa ada yang istimewa buat saya pribadi di minggu ini.
Saya bilang memang ada, dan saya mendapat Cake Sushi sebagai complimentary…
Saya menikmati sushi comlimentary di siang hari ini....
Selesai makan, SMS pembatalan Simposium akhirnya datang.
Walau kepala sedikit goyang, tapi perut sudah kenyang....
Dan dengan santai, kerumah saya pulang....
Aaah... doctors....
Nice people who always wear white coats....
Coats that seldom get washed.....
Wash them once a week?.....Once a month?....
They wear their white coats everywhere....
Wear them in lectures, wear them in meeting rooms....
Irreplaceable attire that always get good care....
Prestigious, that they even wear them in restrooms....
Minggu lalu saya kebetulan mampir ke rumah adik saya. Saya lihat keponakan yang sedang berdiri didepan kaca. Saya pikir dia sedang latihan drama.
“Tidak Oom, saya sedang berlatih senam wajah”, katanya. Ia mengaku sudah menjalankan latihan ini secara teratur beberapa bulan lamanya.
“Empat bulan lalu ada artikel dalam Majalah Ilmiah Kesehatan terkenal di Jakarta, tentang manfaat senam wajah untuk membuat wajah tetap segar dan awet muda. Artikel ini ditulis oleh seorang dokter ahli dibidangnya”, kata dia selanjutnya.
Kemudian sigadis ini melanjutkan latihannya. Wajahnya yang cantik itu dibikinnya menjadi peyat-peyot, membentuk berbagai expresi-expresi wajah yang kadang menyeramkan, kadang juga menggelikan.
Sebenarnya senam wajah itu tidak perlu dan tidak berguna! Kerut-kerut yang timbul dikulit wajah pada mereka yang sudah setengah baya atau yang sudah tua itu adalah akibat kerja otot-otot halus dibawah kulit, dan bukan disebabkan oleh otot wajah!
Sejalan dengan terjadinya proses penuaan, otot-tot halus dibawah kulit wajah ini menjadi terlalu kuat untuk bisa diimbangi oleh jaringan kollagen pasangannya yang mulai melemah.
Otot-otot halus dibawah kulit wajah inilah yang memungkinkan manusia (juga monyet) bisa membentuk expresi-expresi di wajah. Namun karena terjadinya kemunduran kelenturan jaringan kollagen (jaringan yang bersifat elastis), maka kollagen ini tidak mampu mengimbangi gerakan otot-otot kulit ini. Dengan demikian timbulah kerut-kerut wajah yang tidak dikehendaki.
Otot-otot halus dibawah kulit wajah ini tidak perlu dilatih! Ini adalah satu-satunya “otot sadar” (voluntary muscle) dibadan kita yang tidak pernah berhenti bekerja, walau kita sedang dalam keadaan tidur sekalipun!
Dalam bidang Kedokteran Estetika, bila usia seseorang mulai menua namun ia masih mengharapkan wajah tetap mulus dan halus, otot-otot wajah ini justru sering sedikit “dilumpuhkan” dengan suntikan botox.
Upaya semacam ini umumnya dijalankan oleh para setengah baya atau mereka yang menjelang tua, tetapi mau tetap gaya serta tetap memiliki wajah halus, menarik dan mempersona.....
This happens during a history class in an American high school in Washington DC.
As the class starts, the teacher says: “Now we are going to do a lesson on American history. I am going to start with a small quiz, and I like you to raise your hand whenever you have the answer to my question”
Everyone is serious and listening.
Teacher: ”Who said: Freedom or death?”
Everyone is silent.
After a while, one kid raises his hand. He is a new student from Japan named Suzuki.
Suzuki: “Patrick Henry, 1775, in Philadelphia.”
Teacher: “Very good Suzuki. Now, who said: The nation is its people and such can never die?”
Everyone is silence again. Then Suzuki again raises hand.
Suzuki: “Abraham Lincoln,1863, in Washington.”
Teacher: “Very good again Suzuki.”
The teacher looks around at her students and says: “Shame on you all. Suzuki is Japanese and he knows American history better than you!”
Every body is silent.
Then there is a voice from the back of the class: “Go f*ck yourselves, sh*tty Japanese!”
The teacher yells: “Who said that!!!”
Suzuki raises his hand and said: “General McArthur, 1942, Bataan, Phillipine.”
The class is in silence.
Then a silent voice again comes from the back of the class: “Suck my c*ck!!!”
The teacher is furious: “I have enough of this! Who said that!!”
Suzuki: “Bill Clinton to Monica Levinsky, 1997, in Oval Office, Washington.”
Another voice yells: “Suzuki is sh*t!!”
Suzuki: “Racer Valentino Rossi, 2002, at the Brazil Motor Grand-Prix, in Rio de Janeiro.”
The class goes wild, the teacher is bewildered, and she starts crying.
And, in walk the School Principal.
Principal: “What the hell is going on?! I am going to quit!!”
Suzuki: “Sri Mulyani, Minister of Finance Indonesia, 2010, when the KPK auditors were at her office”
In my next life I want to live backwards
You start out dead and get that out of the way
Then you wake up in an old people's home
Feeling better every day
You get kicked out for being too healthy
Go collect your pension, and then when..
You start work, you get a gold watch
And a party on your first day
You work for 40 years until you're young
Enough to enjoy your retirement
You party, drink alcohol, and are
generally promiscuous, then you..
are ready for high school
You than go to primary school
You become a kid and you play
You have no resposibilities
You become a baby until you are born
Then you spend your last 9 months floating
In luxurious spa like conditions
With central heating
And room service on top
Larger quarters every day, and then...
Viola!
You finish off as an orgasm!
(Woody Allen)
People always relate flowers with kindness and love. Putting flowers in a vase is really beautiful….
In fact, this really is a symbol for HUMAN BRUTALITY.
A flower is basically a sex organ (that is why beautiful!). It is more or less like cutting a young girl breasts and put them on display in a vase…
It is HORRIBLE and BRUTAL...
Flowers are basically a sex organ for the plant. That is why flowers are usually beautiful.
Sex organs are always beautiful! They have to be attractive to serve as an attraction to the opposite sex (in case of flowers, to insects which help them to reproduce).
If human beings are not at the top in the world order (there is another species which is more superior to human), then our (beautiful) sex organs may become beautiful decorations in a vase (like flowers do)....